Dari Tanah
Menjadi Warisan
Desa Sitiwinangun, Cirebon — menyimpan cerita tanah, tangan, dan tradisi kriya gerabah sejak abad ke-15.
Jelajahi Warisan Sitiwinangun
Empat pintu masuk untuk mengenal lebih dalam kekayaan budaya gerabah desa kami.
Warisan Gerabah
Sejarah panjang kriya gerabah sejak abad ke-15, warisan lintas generasi.
Baca SejarahDibuat dengan Tangan
5 tahap produksi dari tanah liat mentah hingga karya bernilai budaya.
Lihat ProsesKisah Pengrajin
Mengenal maestro di balik setiap karya — kisah, dedikasi, dan harapan mereka.
Kenali MerekaJelajah Desa
Virtual tour 360° menyusuri desa dan rumah produksi pengrajin gerabah.
Mulai TurKoleksi Unggulan
Pilihan karya terbaik dari para pengrajin Sitiwinangun — setiap gerabah menyimpan cerita tentang tanah, tangan, dan tradisi.
Para Maestro Gerabah
Di balik setiap karya, ada tangan-tangan terampil yang menjaga tradisi. Kenali kisah mereka.
Nuradi
Kendi & Gentong (Gerabah Nuradi)
"Setiap putaran tanah adalah bentuk dedikasi menjaga budaya leluhur."
Marini
Vas & Pot (Dhijah)
"Tanah liat memberikan kehangatan alami untuk setiap sudut hunian."
Nurjaji
Kriya Modern (Apik Crap)
"Seni tradisional tidak lekang oleh waktu jika dipadukan dengan ide-ide baru."
Sariman
Kendi & Guci Besar (Gerabah Sitiwinangun)
"Karya besar membutuhkan kesabaran yang besar pula."
Jelajahi Desa Sitiwinangun
dalam 360°
Kunjungi rumah produksi, lihat suasana desa, dan rasakan atmosfer tempat lahirnya karya gerabah — tanpa perlu ke Cirebon.
Sedang Ditampilkan:
Jelajah Virtual 360° Desa Sitiwinangun