Dari Tanah Menjadi Karya
Setiap gerabah Sitiwinangun melewati proses panjang yang menuntut kesabaran, keahlian tangan, dan ketelitian insting para maestro. Kenali 5 tahapan sakral pembuatannya.
- Memilih & Mengolah Tanah
- Membentuk dengan Tangan
- Mengeringkan
- Membakar
- Finishing
Memilih & Mengolah Tanah
Tanah liat menjadi awal dari semua karya. Pengrajin mengenali tekstur, membersihkan, dan menyiapkan adonan agar siap dibentuk.
Membentuk dengan Tangan
Gerabah dibentuk melalui keterampilan tangan dan alat sederhana. Pengalaman pengrajin menentukan proporsi, kekuatan, dan karakter bentuk.
Mengeringkan
Karya yang sudah dibentuk harus dikeringkan dengan hati-hati. Tidak bisa diburu-buru karena menentukan kekuatan gerabah sebelum dibakar.
Membakar
Pembakaran mengubah tanah liat menjadi benda keras dan tahan pakai. Kesabaran dan ketepatan sangat dibutuhkan di tahap krusial ini.
Finishing
Setelah dibakar, gerabah dirapikan, diberi sentuhan akhir, dan siap digunakan sebagai peralatan, dekorasi, atau suvenir.